garis mukaku orang bilang terlihat judes
.jpg)
jadi jangan heran aku lama akrab dengan orang
karena orang takut mendekat dengan melihat garis mukaku yg seperti itu
hahah serem banget yah kayaknya?
tapi ya memang begitulah adanya
aku tersadar jauh
aku tertinggal lama
hahhaha, saat teman yg dulunya takut padaku dan setelah kenal lama
ia baru berani mengutarakan pendapatnya ttg kisah pertama kali ia mengenalku
dua tahun pertama selama aku kuliah, tak ada yg mendekat padaku
kuliah ku murni hanya kupu"
dan teman"ku rata ya itu" aja.
sampai akhirnya aku mulai membaur karena suatu kejadian
kejadian perombakkan kelas ya kelas kami yg A dan B
di rombak berdasarkan IPK
dan mau gamau, aku yg tadinya hanya bermain dengan si kelompok 1 aja
karena perombakkan itu, aku harus mulai bergaul dengan kelompok 2 3 dan lainnya
hehehe itulah awalnya aku mulai membuka diri
padahal dari sekolah aku bukanlah orang yg anti bergaul anti berteman
entahlah kenapa sejak aku kuliah dan kost di Bandung aku berubah menjadi begitu pasif hehe
waktu sekolahku dulu walau aku anak jurusan IPA tapi teman" ku banyak dari jurusan IPS
tapi semenjak kuliah, hehhe boro"
temen sekelas aja aku hanya kenal itu"aja, apalagi sejurusan apalagi lintas jurusan hehe
mungkin ini karena aku pertama kalinya aku jauh dari orang tua
aku menjaga diri ku dengan upaya agak berlebihan hingga mebatasi ruang lingkupku
ah lucunya bila ku ingat masa itu. hehhe
saat ini aku merasa sudah mulai terbiasa lagi dengan sifat ceriwis ku
atau malah mungkin ceriwisnya nambah hehe
dulu aku gengsi untuk menyapa teman baru kenal duluan.
tapi sekarang aku begitu menyukai itu
ada suatu waktu aku berani mengajak ngobrol ibu" di travel yg hendak ku tumpangi menuju bandung
ya begitulah, aku telat beradaptasi nampaknya
tapi aku sekarang mengerti betapa pentingnya membuat lawan bicara kita
ataupun orang' yg bertemu dengan kita baik sekali ataupun berulang
itu merasa nyaman.
kita tak tau apa hubungan yg akan kita bentuk dengan mereka
tapi kita tau bahwa setiap hubungan adalah harus dibentuk dan dijaga dengan baik
aku mengerti arti sebuah senyuman itu penting
memberikan senyum kepada orang yg mengajakku berbicara
garis mukaku boleh jutek, tapi senyum manisku akan terus kupertahankan *ciee hehe
aku belajar untuk lebih responsif walau isi pembicaraan tak kusukai
aku belajar lebih calm walau lawan bicara tak kusukai
aku belajar untuk menjadi lebih baik lagi,
aku memang tak bisa membahagiakan semua orang
tapi aku akan selalu mengusahakan untuk selalu menjadi orang baik
sebaik yg ku bisa.
dulu aku bisa menjawab 'ya muka gue udah jutek dari sananya, mau gmn lagi'
ya memang mukaku jutek, tapi aku akan tetap tersenyum. don't judge me by cover hehhe
senyuman itu bernilai ibadah dan mudah, tapi kok ya sulit banget
padahal bila kita gampang untuk senyum, masalah yg kita lalui terasa ringan.
smile yuk, yuk smile. :)
aku terus mensugest, 'yuk cut tiap hari liat dan cari alasa untuk kamu tersenyum, pasti ga ada alasan km untuk jutek dan tak bersahabat,
mending mana liat si senyum apa si cemberut?' hehhehe
mending mana liat si senyum apa si cemberut?' hehhehe

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar