Kamis, 02 Januari 2014

Cara AYAH

Dulu waktu masa"nya ABG, aku sering sekali kesal sama ayah. aku seringkali sebal sama ayah
aku seringkali mengeluh tentang peraturan" ayah
aku begitu senang jika ayah harus pulang kampung untuk mengurus usahanya di Aceh beberapa waktu
karena itu menandakan aku terbebas dari peraturan"nya 
tapi semakin besar aku semakin mengerti semakin paham mengapa ayah begitu
dan semakin menyesal pernah sering kesal sama ayah dulu.
dari SD hingga SMA aku hampir selalu diantar jemput ayah ke sekolah,
bahkan waktu SD aku di malang, saat keluargaku belum punya kendaraan
beliau mengantarku menggunakan angkutan umum.
dan beliau selalu stand by menjemputku sebelum aku keluar kelas.

tapi beranjak besar (ABG) aku begitu sebal dengan hal itu,
aku ingin bebas, aku ingin bermain dengan teman"ku,
aku ingin pulang sekolah jalan" dulu, aku ingin ini dan itu.
saat lulus SD, ayah ingin memasukkan aku ke pesantren, namun aku menolak, karena aku ingin masuk sekolah biasa, SMP negeri. Akhirnya melalui surat kusampaikan keinginanku.
yahh kami serumah, tapi aku menyampaikan keinginanku melalui tulisan, dalam sepucuk surat yg kutinggalkan di meja belajar.

sejak saat itu, setiap aku ingin meminta apapun sama beliau, aku selalu menggunakan surat hehhe
Waktu SMP kelas satu aku begitu bandel, aku belum mau menggunakan kerudung, aku masih anggota cheerleaders, dan aku begitu menyukai memakai rok mini.
sampe akhirnya kelas 2 SMP aku mengikuti ROHIS, aku baru mulai menggunakan kerudung dan keluar dari cheers, maupun seni tari lainnya. aku lebih fokus di rohis dan PMR.
masa SMP aku belum begitu memuncak keinginan untuk lepas dari protektif ayah.

tapi semenjak masuk SMA, aku mulai ingin sekali melepaskan diri dari peraturan" ayah
aku ingin seperti teman" lainnya.
puncaknya ketika kelas 2 SMA, rata" anak SMA kelas 2 berusia 17 tahun, dan biasanya selalu mengadakan acara party sweetseventeen,
dan acara itu hampir setiap minggu, selalu saja ada yg mengundang karena memang kebetulan aku termasuk yg dekat dengan teman" IPA maupun IPS. jadi siapapun yg mengadakan acara ulang tahun aku pasti diundang.
seringkali acara ulang tahun itu diadakan malam hari, dan itu merupakan suatu masalah bagi aku si putri yg sangat di protektif ayahnya.
niatku menggebu ingin selalu ikut ke setiap acara teman"ku itu,
kadang aku diizinkan ikut tapi tetap dengan diantar dan ditunggui beliau, 
lebih sering tak diizinkan bila beliau tak sempat mengantar, atau acaranya di cafe yg beliau krg tau seperti apa.
dan setiap hadir dalam acara" itu selalu aku pulang lebih awal, yakni jam 9 batas aku harus pamit dari acara, bila tidak ayahku yang tadinya menunggu di parkiran bisa" masuk untuk menjemputku.
duh rasanya kesal sekali saat itu.

jam 9 itu biasanya belum apa", para undangn juga belum kumpul semua, masih menunggu, acara aja belum mulai., jadi seringkali aku tidak pernah menikmati hidangan di acara ulang tahun teman" ku
aku hanya sekedar menyetor mukaa hehhe
pernah juga, sekali waktu aku ingin menonton bioskop dengan teman" OSIS, mereka sudah menjemput diluar, 2 laki" 1 perempuan,  dan aku sudah rapi nih, menuruni tangga lalu, ada ayah di meja makan,
beliau bertanya tentang mau kemana, aku jawab dan seketika beliau menyuruh saya naik dan masuk kamar lagi.

duh nyesss sekali, saat itu aku mikir harus bilang apa sama teman" yg diluar, aku sms dan memberi tahu bawa aku gabisa mendadak gaenak bdn, pdhl sblmnya aku blng udh siap. lsg aku matikan hp, aku malu, pasti mereka berpikir ayahku gmn dan gmn.
saat masuk sekolah, bener kan mereka menanyakan, dan aku coba mengalihkan pembicaraan.
ya singkatnya ayahku memang begitu protektif terhadap ku, 
teman" aku sampai sekarang pun suka mikir" klo mau mengajak aku keluar, karena pasti aku menyuruh mereka meminta izin kepada ayahku. hehe
tapi klo teman lelaki mah udah gak usah minta izin, karena udah pasti jawabannya tidak. hehhe

lucunya yg kmrn itu, temanku, lelaki mengajak berangkat bareng ke undangan nikahan temen SMA kami karena dia malas sendirian, aku bilang 'gak bisa, lo taulah alasannya.'
lalu dia jawab 'babeh masih begitu?'
aku jawab ya 'masih hehhe'
dia menjawab 'sampai kapan? lo udah gede kan'
aku jawab 'ya gue udah gede tapi pergi dengan lelaki bagi beliau bukan soal msh kecil atau gede nampaknya, klo seandainya nanti ada lelaki yg berani nyulik gue, kayaknya yg hrs luluhin babeh dulu hehhe'

ya aku yg skrg amat tenang menjawab itu, ga malu lagi karena dulu aku berpikir duh ayah ku kok ga kayak kebanyakan ayah, duh kok ayah kuper bla". tapi sekarang aku sadar, gak gitu tuh., ayahku hebat!!! sangat hebat! karena aku begitu menyukai cara beliau,
aku baru menyadari cara beliau menyayangiku itu indah banget, dan akua harusnya bersyukur dilindungi oleh Ayah sesuper beliau.

sebenarnya, banyak perubahan yg aku dan ayah alami. 
ayahku bukan tak pernah membebaskanku, tapi beliau tau kapan waktu yg pas..
dulu jaman sekolah ayah tak pernah mengizinkanku  mengendarai sendiri, semenjak akhir" kuliah ayah mulai memberikan sedikit kebebasan kepadaku akan hal itu.
dulu jaman sekolah ayah selalu mengantar menjemput saya. tapi skrg aku diperbolehkan berangkat sendiri.
mungkin waktu aku kuliah ayah hanya menelfon atau mensms memastikan aku dmn dan lagi apa karena aku di bandung kost.

tapi menurutku itu salahsatu kebebasan yg ayah kasih pada waktu aku cukup umur, aku diperbolehkan ngekost.
padahal klo dipikir" bisa saja aku membohongi ayah ketika di Bandung, tapi aku tidak melakukan itu. aku menyadari secara perlahan, ayah memberi kepercayaan sedikit demi sedikit.dan sekarang saat aku sudah lulus, ayah mengizinkanku lebih mandiri lagi, pulang pergi sendiri.

dan luar biasanya lagi saat aku menghadiri wisuda teman" ku Desember 2013 lalu, bolak balik bekasi bandung, aku sampai rumah jam stgh 12 malam. dan beliau Alhamdulillahnya tidak memarahiku.
tapi aku tidak terlena itu, sehingga membuatku pulang malam terus. benar" enggak sama sekali.
aku tetap menyukai ayah yg membatasi jam mainku, karena aku tau itu untuk kebaikanku.

2 pekan berturut" ini ada acara penting yg ingin aku kunjungi. minggu tanggal 5 ini ada acara nikahan teman kampus dan 11-12 ada acara dengan tim 1000 guru.
nah lho acaranya berturut" gini, aku puter otak duh gimanaa yah. biar aku bisa hadir di keduanya, aku takut izin ayah.
tadinya aku pikir duh bakal susah izinnya, aku atur ancang" ini itu dengan mamaku untuk izin ayah.
ya mama adalah tembok aku berlindung hehheh

dan ternyata subhanallah ayah mengacc aku untuk hadir di kedua tempat itu. dengan catatan aku ke bandung gak usah bawa mobil karena lagi musim hujan  bolak balik capek takutnya seperti malam aku pulang dari acara wisudaan itu hujan deras sekali di tol sampe rumahpun terlalu malam.  jadilah inshaAllah aku menggunakan travel PP untuk hadir di acara bahagia tmnku nanti.
lalu acara 1000 guru travelling n teaching, subhanallah luar biasa, beliau begitu antusias mendengar aku ikut itu, beliau pun ingin turut menyumbangkan hal yg dibutuhkan untuk mebantu anak" di desa itu. subhanallah. aku suka cara ayah menyayangiku.

aku suka, aku telat menyadarinya. aku hanya menilai dari segi keras, disiplin dan protektifnya beliau padahal di balik itu semua beliau ingin menjaga putri satu"nya, aneuk daranya saboh (dalam bahas acehnya) begitu beliau sering mengucapnya hehhe. 
I LOVE MY SUPER DAD 

aku dan ayah (mirip sekali kan? hehhe)
tersemat wajah ayah di garis mukaku :*


Tidak ada komentar:

Posting Komentar