Selasa, 14 Januari 2014

kita tak tau kapan waktunya tapi pasti akan tiba

ketika waktunya tiba.

ketika waktunya tiba tak ada hal lain lagi yg bisa kita perbuat
ketika waktunya tiba tak ada lagi suara yg bisa kita keluarkan 
ketika waktunya tak ada lagi langkah kaki yg bisa jalani
ketika waktunya tiba tak ada lagi nafas yg bisa kita hembuskan
dan itu semua pasti akan datang pada kita semua yg bernyawa
pada waktunya
pada saatnya
sesuai dengan janji kita padaNya jauh sebelum kita bercibaku dengan duniawi.



sejenak lupakan tawa kita. tinggalkan dulu urusan duniawi. luangkan waktu kita untuk sekedar mengingatNya. dan bermuhasabah dengan diri kita tentang ketika waktunya tiba.

hal itu pasti datang
dimana saat badan kita terbujur kaku, tidak akan bisa melangkah berpindah semana mau kita lagi
tak bisa melihat semana mau kita lagi, wajah kita berubah menjadi pucat pasi, tak ada senyum lagi terukir di bibir kita. saat itu akan tiba. 
ketika segala hal dunia harus kita tinggalkan, keluarga, sahabat, teman dan semua"nya.
prestasi, piagam, gelar dan apapun yg kita cinta di dunia. tak bisa ikut bersama kita.
itu pertanda saat itu sudah datang
saat dimana tak seorang pun tau.

ketika saat itu tiba, hanya diri ini yg bisa menolong diri sendiri
tangan ini akan bicara apa yg dia kerjakan di dunia
mulut ini akan bicara apa yg dikeluarkan di dunia
kaki ini akan bicara kemana saja ia melangkah
telinga ini akan bicara tentang apa saja yg ia dengarkan.

saat itu mungkin menghampiriku dulu, menghampirimu dulu atau mungkin menghampiri orang" yg kita sayangi lebih dulu.
orangtua, kelaurga, sahabat, teman dan kerabat lainnya
kita tak tau saat itu akan tiba untuk siapa lebih dulu

tapi yg jelas saat itu akan tiba untuk semua makhluk yg bernyawa.
entah kita lebih dulu atau orang yg kita sayang lebih dulu.
sudah siapkah kita?
tentu kita akan selalu menjawab tak siap

aku belum siap ya Allah, masih banyak dosa yg kulakukan selama aku hidup dunia
ya Allah aku belum siap juga jika saat itu tiba untuk orang" yg kusayang
izinkan aku untuk dapat membahagiakan orang" yg kusayang terlbih dahulu ya Allah

itu berkecamuk dihatiku, mungkin pula dihati kita.
tapi yg jelas saat itu akan tiba, kita pasti akan merasakannya
siap atau tidak siap
tinggal kita memilih akan mendapat gelar sebagai khusnul khatimah atau su'ul khatimah.
sesibuk apapun kita mari selalu mengingatNya. karena hanya karenaNya lah kita dapat kesibukan ini itu, hanya karenaNya pulalah kita punya energi untuk menjalani kesibukan ini itu.
klo di dunia kita biasa menyebutnya kacang lupa kulitnya terhadap orang yg berjasa untuk kita.
lalu kalau Allah pantas dapat lebih dari itu. karena Allah lah poros kehidupan kita.

tulisan ini dibuat untuk #alarmdiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar