sekelumit cerita kehidupan yg mungkin ada
sebut saja namanya wahyu dan indri.
wahyu dan indri kenal semenjak mereka SMP, walau mereka berbeda sekolah tetapi karena satu lingkungan bermain hingga mereka saling kenal.
usia mereka hanya terpaut satu tahun, saat itu indri masih duduk di kelas 1 SMP sementra wahyu ddk dikelas 2 SMP.
ya mereka berteman akrab lebih dari teman
tetapi sewajarnya anak seusia mereka, mereka berkomunikasi lewat sms. ya begitulah anak pd saat itu.
sampai akhirnya mereka masuk di sekolah menegah atas yang sama, mereka masih tetap kompak.
saat indri masuk sekolah itu, wahyu sudah duduk di kelas 2 SMA dan sedang menjabat sebagai ketua OSIS
selain itu wahyu pun merupak atlet basket sekolah, dan banyak yg mengagumi wahyu.
indri sebagai anak baru masuk sekolah pun tak luput dari berbagai gencetan yg dilakukan oleh kaka kelasnya di sekolah. tapi indri tetaplah indri tetap berjalan dengan baik, karena dia tau dia tak melakukan kesalahan apa". dan benar saja lama" bbrp org yg membenci indri tanpa sebab yg jelaspun pergi dengan sendirinya. ya begitulah, jika ada org jahat dengan kita tak perlu membalassnya dengan jahat pula seperti kisah indri ini.
singkat cerita wahyu lulus SMA dan melanjutkan kuliah di salahsatu universitas negeri di luar kota.
tidak ada masalah yg berarti untuk indri dan wahyu walaupun mereka berbeda kota, karena ya memang tak pernah mempermasalahkan hal ini itu yg sepele. mereka berjalan saling men support satu sama lain.
saat indri lulus SMA indri pun melanjutkan kuliah, tapi tak satu kampus dengan wahyu. hubungan mereka masih tetap aman. namun ternyata sekuat apapun menjaga ternyata ada hal yg membuat mereka akhirnya memutuskan untuk sendri" dan sejak saat itu indri dan wahyu pun tak menjalin hub dengan siapapun.
sampe akhirnya saat lulus kuliah indri bertemu dengan org baru dalam hidupnya dan dia merasa mempunyai ketertarikan dengan org itu. singkat cerita indri dan org itu sempat sedikit menjalin komunikasi intens.
namun ternyata mereka tak cocok dan akhirnya mereka kembali untuk saling say hi saja. namun sayangnya indri sudah terlanjur meyakini dan mernacang mimpi"nya dengan orang itu hingga saatnya mereka terbentur indri masih di titik yang sama, masih memiliki angan.
sementara wahyu belum pernah dekat dengan siapapun, dan ia menyesal akan keputusan yg ia ambil bbrp tahun lalu terhadap indri. hingga akhirnya setelahh dia mampu dan tau indri sekarang tak ingin menjallin hub dkt dengan lelaki lagi. ia pun berniat mempertegas hubungan mereka untuk sebuah keseriusan.
karena wahyupun sudah kenal dengan keluarga indri. wahyupun menyampaikan niatnya kepada keluargnya indri langsung.
dan saat keluarga indri menyampai kan hal itu indri bingung karena ia memang ingin segera menikah walau dia sudah menulis rencana menikahnya kapan dalam proposal hidupnya tapi jikalau jodoh datang lebih cepat dia akan mengaamiininya, dan saat indri mengetahui sudah ada lelaki di masa lalunya yg ingin meminangnya. indri bingung.
bukan karena indri menyimpan dendam di masalalu, sungguh bukan, indri bukanlah seorang pendendam, semua teman"nya dari kecil mungkin hingga sekarangpun tau itu. tapi indri merasa belum saatnya, dan ia tak ingin memberikan hati setengah untuk yg menjadi imamnya kelak. saat ini indri belumlah lulus dari proses cleansing hati terhadap lelaki yg baru dia kenal kemarin, dia masih ingin terus memperbaiki dirinya. apalagi dia sekarang banyak tau bahwa dia tak boleh memutuskan menikah hanya sebatas karena ingin sekali menikah karena melihat banyak teman yg menikah, dan hanya krena urusan" lain yg sepele. dia harus meluruskan niatnya terlbih dahulu. ia putuskan untuk tidak mengaamini niatan wahyu.
teman" nya pun berkomentar, lho gmn sih kalian sudah kenal sejak kalian dari dulu, kami tau kalian gimana kompaknya untuk saling support satu sama lain, walau kalian sempat bubar kalian tak pernah ribut besar lebay. kenapa saat wahyu sudah ingin mengajak serius kamu malah menolak, nanti nyesal dll'
indripun bingung menjelaskan keputusan untuk menikah bukanlah hal yg main", walaupun indri sudah tak ingin berpacaran lagi karena semakin banyak tau cara baik untuk lebih berkah dalam hubungan tapi saat wahyu mengajak serius entah kenapa ia ragu, ia memang ingin menikah, ia begitu gamblang mengiyakan kemauannya untuk menikah dengan orang baru dalam hidupnya. entah kenapa ketika wahyu yg menyampaikan langsung ia menjadi kelu.
sampai teman"nya pun berpesan 'lebih baik seorang wanita menyeriusi lelaki yg ingin mengajaknya serius bukan terus mencintai yg belum tentu mencintai kita'. namun indri bingung hatinya belum cleansing, lalu dia menemuka untain kata dalam sebuah buku 'jgnlah kamu menikah hanya berlandaskan karena terlanjur cinta'
indripun semakin galaaau, apa iya dia salah karena memikirkan perasaan cintanya yg belum cleansing hingga ia meolak seserang yg ingin serius.
indripun berlari lebih dalam lagi menyibukkan dirinya untuk menghilangkan kegalauannya, ia yakin jodohnya tak akan pernah tertukar. dan tak akan diambil orang.
saat itu pula indri teringat kata' temannya dahulu,
'janganlah menyimpan rasa terlalu dalam sebelum ia benar" menjadi jodoh kita, meyukai itu fitrah smua mengalami tapi rassa itu harus dikelola dengan baik agar tak merusak hati si pemilik rasa'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar