saat aku bangun dini hari, aku lihat HP ku, ada bbrp pesan yg masuk
lalu seperti biasa aku suka tdr lagi setelah bercumbu dengan sepertiga mlm hehhe
kebiasaan yg belum saja hilang, masih saja ingin memeluk guling
saat bangun kembali subuh, aku agak heran tumben gaada satupun tanda pesan masuk
baik bbm maupun wa
karena biasanya memang itu yg paling selalu ada.
lalu usai sholat subuh aku lsg kirim pesan ke grup ODOJ ku
'shobahul khair, tumben nih sepi'
dan ternyata jam pasir, ku tunggu agak lama tapi tetap saja jam pasir
aku coba japri salah satu teman di grup ternyata jam pasir juga
yaudah deh,
aku coba bbm dan ternyata jam pasir juga
namun sesekali masuk walau agak lama.
pokonya seharian aku mengalami kemacetan komunikasi
terutama dengan WA, hampir tak berfungsi sama sekali.
aku mengabari temen grup klo aku sudah kholas pun melalu soc med
karena benar" tak bisa berfungsi hp ku hihi
lalu bbrp temen grup ODOJ ku comment, dan kami sempet berbalas' comment.
dan diantara comment"itu. muncullah satu comment nyesss. yaitu dari om ku. klo orang Aceh itu sebutnya adalah cek. begini comment beliau
mendadak aku jadi berpikir, duh apa ya salahku, om ku memang kritis sekali, beliau langsung tegas mengatakan apa pendapat beliau. pernah suatu kejadian. kalau gak salah waktu itu aku masih duduk di kelas 2 SMA, lalu aku yg masih centil"nya, pernah menuliskan semacam tulisan 'I love you' gitu di socmed ya di FB juga waktu itu. yg ku ingat beliau lsg berkomentar 'aduh dara yg satu ini udah gede. ade udah siap nikah? kalau udah siap biar cek sampaikan ke ayah' dan saat itu juga aku jadi takut, hahha takut dipaksa nikah padahal sedang mengalami cinta monyet. karena memang beliau melarang pacaran ya setipe dengan ayahku. ya namanya jg adiknya ayah. hhe duh malu rasanya klo ingat jaman itu. uhuuhu
dan kali ini beliau comment tentang riya. aku agak membaca berulang'tentang dimana sih titik riya dari status ku ini. sampai akhirnya aku telfon beliau yg memang tinggalnya diluar pula sana, yap di Aceh. dan ternyata beliau bilang 'coba ade liat comment temen" grup ade, ada hal" yg bisa bikin ade jd riya gak, kadang kita ga tau sifat riya itu menyusup dalam hati kita secara perlahan karena faktor lingkungan yg mendukung, lingkungan yg terlalu memuji membuat kita lupa diri padahal kadang yg kita lakuin itu hanya sekecil semut atau tak terlihat tak sebanding dengan sikap"buruk sifat buruk yg kita harus perbaiki, jadi ade harus jaga terus hatinya jgn sampe. sifat riya itu menyusup ke hati ade, riya itu bagai semut di batu hitam di kala gelapnya malam, naudzubillahimindzalik, ssh terlihat kan?'
sejenak aku lsg merenung, dan berucap dalm hati 'ya Allah jauhkanlah aku dari sifat" tak baik termasuk riya, hindari aku dari apapun yg tak membawa kebaikan untuk akhiratku' aamiin
comment sahabat"ku di ODOJ nih
tidak ada yg salah dengan comment sahabat"ku di ODOJ, yg salah adalah kalo sampai aku menjadi riya. ya menjadi riya karena merasa bisa di andalkan menjadi riya karena biasa dibutuhkan, menjadi riya karena mereka senang dengan kehadiranku, ya menjadi riya karena melakukan sesuatu karena sanjungan, ya menjadi riya karena ini dan itu.
naudzubillahimindzalik.
saat aku menuliskan status itu sampai saat inipun aku tak terselip niat riya sama sekali dalam hatiku. tapi aku sadar dan bersyukur omku sedikit menegurku, mencegahku agar jgn sampai terperangkap dalam riya'itu sendiri. makasih cek :)
Dimana ciri" riya dalam kitab aafatun ‘ala ath-thoriq karya DR.Sayyid Muhammad Nuh, diantaranya adalah :
1. Jika disanjung bersemangat dalam beramal, sedangkan jika dicela hilang amalnya
2. Ditengah orang, giat beramal sedangkan ketika sendirian malas beramal.
3. Menjauhi larangan Allah jika ramai dan melanggar larangan jika sendiri/sepi.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar